Jelang Nataru, Pemkab Wonosobo Pantau Harga Bahan Pokok di Sejumlah Tempat
Pemkab Wonosobo memastikan terpenuhinya kebutuhan bahan pokok dan stabilitas peredarannya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.
Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Wonosobo, dalam waktu 2 hari ini memantau harga komoditas pokok di tiga pasar besar yaitu, Pasar Induk Wonosobo, Pasar Kertek, dan Pasar Garung.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Wonosobo Khristiana Dhewi menjelaskan, monitoring ketersediaan harga kebutuhan pokok di pasar menjadi salah satu program kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), yang dilakukan secara berkala guna memantau harga, ketersediaan bahan pokok, dan bahan penting lainnya.
Baca Lainnya :
- 936 Personel Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2023 di Kabupaten Wonosobo 0
- Tabah Nahkodai KNPI Wonosobo Periode 2022-20250
- Awas Tertipu Investasi Bodong, OJK Ajak Warga Wonosobo Cerdas Pilih Pinjaman dan Investasi0
- Tabah Setyo Pambudi Pimpin KNPI Wonosobo Periode 2022-20250
- Gebyar Akhir Tahun, Guyon Waton Bakal Manggung di Wonosobo0
“Kami harus memastikan ketersediaan bahan pokok tersebut ada di pasaran, sehingga mereka mudah mengakses atau membeli kebutuhannya, selain itu harganya juga terjangkau,” jelasnya.
Selama monitoring di Pasar Kertek, pihaknya menyasar beberapa bahan pokok masyarakat, seperti minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi nomor 1 dan nomor 2, tepung terigu, beras, bawang merah, bawang putih, kedelai kuning, dan cabai.
Dhewi berharap, pentingnya keseimbangan harga minyak goreng baik yang dijual di los atau kios besar. Pasalnya, dikhawatirkan harga minyak goreng akan mengalami gejolak harga lagi.
Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Kertek, sebagian besar harga bahan pokok masih stabil, stoknya juga dinilai masih aman. Kenaikan harga hanya terjadi pada minyak goreng merk Kita dan garam.