Masuki Masa Pensiun, Prajurit TNI ini Pulang Kampung Dengan Jalan Kaki Dari Wonosobo Menuju Solo

By Analisis Media 02 Jan 2023, 14:07:16 WIB   Keamanan   wonosobozone   Klik Link Berita

Seorang anggota TNI dari Kodim 0707/Wonosobo bernama Kapten Inf Sutarto baru-baru ini sempat mencuri perhatian publik.

Ia baru saja melaksanakan nadzar yaitu jalan kaki dari rumah dinas Koramil 08/Sapuran menuju ke kampung halamannya di Desa Kedungringin RT 06 Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar Solo dengan jarak kurang lebih 183 Km.

Hal ini dilaksanakan setelah dilepas dari satuan karena Masa Persiapan Pensiun (MPP), pada Kamis 22 Desember 2022.

Baca Lainnya :

Saat dikonfirmasi Kapten Inf Sutarto menyampaikan, bahwa dirinya yang telah mengabdi selama kurang lebih 36 tahun dan bisa melaksanakan tugas dengan baik.

Selain itu, nadzar pulang kampung dengan berjalan kaki itu diucapkan karena selama ia bertugas, tidak ada pelanggaran yang ia lakukan serta masih diberikan kesehatan.

“Saya jalan kaki ini sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah diterima dari Allah SWT yang sudah diberikan kesempatan mengabdi kepada negara dan bangsa lewat jalur TNI selama 36 tahun. Dan itu sudah dilalui dengan aman tanpa ada pelanggaran yang berarti, serta hingga saat ini masih diberikan fisik yang kuat sehingga bisa berjalan Wonosobo – Solo," kata Kapten Inf Sutarto.

Meskipun sudah MPP, inamun ia mengaku masih memiliki fisik yang tidak kalah dengan prajurit TNI lainnya yang masih aktif.

“Itu semua berkat pola hidup yang sehat, mau membina fisik dengan disiplin serta mendapatkan doa dari rakyat yang selama ini dibinanya,” imbuhnya.

Untuk itu, dalam pada kesempatan tersebut ia mengajak kepada anggota TNI maupun masyarakat umum agar selalu hidup sehat, berpikir positif, olah raga teratur dan pada saat mengabdi untuk berbuat sebaik mungkin kepada masyarakat.

Ny. Eni Sutarto yang mendampingi suami mengawal selama perjalanan menyampaikan sangat salut dan bangga terhadap suaminya itu.

Ia mengungkapkan bahwa suaminya adalah seorang Prajurit Infanteri tulen. menurutnya, Kapten Infanteri Sutarto mengabdi dengan tulus, sehingga rakyat banyak yang membutuhkannya baik siang atau malam, hal itu Itu dilaksanakan tanpa ada keluhan sama sekali.

“Saya agak khawatir dengan berjalannya Kapten Inf Sutarto dari Wonosobo sampai Karanganyar Solo. Karena cuaca tidak menentu kadang panas tiba – tiba hujan. Sebagai seorang istri takut dan was-was akan kesehatannya. Sebab selama perjalanan istirahat sebentar, tidur pun di emperan toko banyak teman atau mantan anak buah yang menawari istirahat sejenak atau diberikan tumpangan akan tetapi tidak mau. Saya hanya bisa berdoa semoga bisa sampai tujuan dengan selamat tanpa ada halangan," pungkasnya.