Tabah Nahkodai KNPI Wonosobo Periode 2022-2025
Menjadi salah satu kandidat terkuat, Tabah Setyo Pambudi terpilih menahkodai organisasi pemuda terbesar di Kabupaten Wonosobo, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berdasarkan pandangan umum DPD dan OKP Tingkat Kabupaten.
Setelah melewati serangkaian tahapan, akhirnya Tabah Setyo Pambudi terpilih secara voting. Tabah mendapat dukungan 11 OKP serta abstain 2 suara dari DPD KNPI Wonosobo dan DPD KNPI Jawa Tengah mengalahkan kandidat lainnya, Agung yang memperoleh dukungan 9 suara OKP.
Tabah akan memimpin KNPI Wonosobo selama tiga tahun ke depan, Periode 2022-2025. Keputusan tersebut dihasilkan pada acara Musyawarah Daerah (Musda KNPI) XI Kabupaten Wonosobo 2022, di Resto Ongklok, Selasa (20/12/2022).
Baca Lainnya :
- OJK Minta Masyarakat Hindari Jeratan Investasi Bodong dan Cerdas Pilih Pinjaman Investasi Artikel 0
- Bupati Ajak Forum Genre Wonosobo Aktif Dukung Zero Tolerance: Nikah Dini, Seks Sebelum Nikah, Napza 0
- Jelang Nataru Ketersediaan Migor Terbatas dan Harga Cabai Rawit Meroket di Pasar Induk Wonosobo 0
- Forkos dan Duta Genre Wonosobo Dikukuhkan, Bupati Afif Ajak Dukung Wujudkan Zero Tolerance0
- Jelang Nataru, Pemkab Wonosobo Pantau Harga Bahan Pokok di Sejumlah Tempat 0
Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar menyebutkan, eksistensi pemuda hingga saat ini, masih diperhitungkan. Pemuda menjadi jiwa roh kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Saya berpesan, jaman sekarang teknologi sudah sangat canggih, di situlah tantangan paling nyata pemuda Wonosobo hari ini. Memang dari sisi positif berkat adanya teknologi pemuda bergerak begitu cepat dan dinamis, tetapi sisi negatif akan mempengaruhi kriminalisasi teknologi yang berdampak akan menjerat dan menjerumuskan pemuda pada kecanduan teknologi,” ungkap Albar.
Menurut Albar, pemuda harus mampu berkreasi dan menghasilkan karya inovasi terbaik dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan tepat sehingga akan menjaga dirinya dari pengaruh negatif terhadap teknologi.
“Saya tekankan, yang terpenting yaitu bagaimana visi dan misi organisasi KNPI Wonosobo ini mampu dikolaborasikan dengan teknologi yang baik yang akan memberikan dampak perkembangan lebih solutif, untuk itu pemuda harus betul-betul beradaptasi dengan dunia saat ini,” lanjutnya.
Selain itu, diharapkan melalui Musda bertema ‘Konsolidasi Organisasi Menuju Wonosobo Layak Pemuda’ tersebut akan meningkatkan kekompakan semangat sinergitas yang dibangun dan diwadahi OKP Wonosobo, utamanya memberikan makna bagi pemuda dan masyarakat Wonosobo.
“Tuangkan ide dan seluruh gagasan positif yang betul-betul dapat bermanfaat bagi pemuda Wonosobo yang akan datang. Saya juga minta KNPI Wonosobo lebih perhatian pada persoalan bangsa, karena dengan keterlibatan aktif pemuda saya yakin akan lebih membawa kebangkitan bagi pemuda Wonosobo,” tandasnya.
Sementara Ketua DPD II KNPI Wonosobo, Muhammad Fannani mengatakan, dari hasil Musda yang sudah diselenggarakan sebelumnya, telah dilaksanakan tahapan-tahapan, semisal Rapimda yang hasilnya telah menyepakati terdapat 19 OKP di Wonosobo.
OKP Wonosobo diminta harus bersinergi dengan Forkopimda melalui aktif memberikan masukan positif dalam proses pembangunan Wonosobo.
“Saya harap, Musda tahun ini berjalan dengan khidmat menghasilkan keputusan-keputusan organisasi terbaik untuk ke depan berlandaskan pada nilai kejujuran serta berkolaborasi dengan stakeholder yang ada,” tandasnya.